Selasa, 15 November 2011

KEDUDUKAN PEREMPUAN DALAM ISLAM


Salah satu tema utama sekaligus prinsip pokok dalam ajaran Islam adalah persamaan antara manusia, baik antara lelaki dan perempuan maupun antar bangsa, suku dan keturunan. Perbedaan yang digarisbawahi dan yang kemudian meninggikan atau merendahkan seseorang hanyalah nilai pengabdian dan ketakwaannya kepada Tuhan Yang Mahaesa.
Wahai seluruh manusia, sesungguhnya Kami telah menciptakan kamu (terdiri) dari lelaki dan perempuan dan Kami jadikan kamu berbangsa-bangsa dan bersuku-suku agar kamu saling mengenal, sesungguhnya yang termulia di antara kamu adalah yang paling bertakwa (QS 49: 13).
Kedudukan perempuan dalam pandangan ajaran Islam tidak sebagaimana diduga atau dipraktekkan sementara masyarakat. Ajaran Islam pada hakikatnya memberikan perhatian yang sangat besar serta kedudukan terhormat kepada perempuan.
Muhammad Al-Ghazali, salah seorang ulama besar Islam kontemporer berkebangsaan Mesir, menulis: "Kalau kita mengembalikan pandangan ke masa sebelum seribu tahun, maka kita akan menemukan perempuan menikmati keistimewaan dalam bidang materi dan sosial yang tidak dikenal oleh perempuan-perempuan di kelima benua. Keadaan mereka ketika itu lebih baik dibandingkan dengan keadaan perempuan-perempuan Barat dewasa ini, asal saja kebebasan dalam berpakaian serta pergaulan tidak dijadikan bahan perbandingan."190
Almarhum Mahmud Syaltut, mantan Syaikh (pemimpin tertinggi) lembaga-lembaga Al-Azhar di Mesir, menulis: "Tabiat kemanusiaan antara lelaki dan perempuan hampir dapat (dikatakan) sama. Allah telah menganugerahkan kepada perempuan sebagaimana menganugerahkan kepada lelaki. Kepada mereka berdua dianugerahkan Tuhan potensi dan kemampuan yang cukup untuk memikul tanggung jawab dan yang menjadikan kedua jenis kelamin ini dapat melaksanakan aktivitas-aktivitas yang bersifat umum maupun khusus. Karena itu, hukum-hukum Syari'at pun meletakkan keduanya dalam satu kerangka. Yang ini (lelaki) menjual dan membeli, mengawinkan dan kawin, melanggar dan dihukum, menuntut dan menyaksikan, dan yang itu (perempuan) juga demikian, dapat menjual dan membeli, mengawinkan dan kawin, melanggar dan dihukum serta menuntut dan menyaksikan."191
Banyak faktor yang telah mengaburkan keistimewaan serta memerosotkan kedudukan tersebut. Salah satu di antaranya adalah kedangkalan pengetahuan keagamaan, sehingga tidak jarang agama (Islam) diatasnamakan untuk pandangan dan tujuan yang tidak dibenarkan itu.
Berikut ini akan dikemukakan pandangan sekilas yang bersumber dari pemahaman ajaran Islam menyangkut perempuan, dari segi (1) asal kejadiannya, dan (2) hak-haknya dalam berbagai bidang.

Asal Kejadian Perempuan

Berbedakah asal kejadian perempuan dari lelaki? Apakah perempuan diciptakan oleh tuhan kejahatan ataukah mereka merupakan salah satu najis (kotoran) akibat ulah setan? Benarkah yang digoda dan diperalat oleh setan hanya perempuan dan benarkah mereka yang menjadi penyebab terusirnya manusia dari surga?
Demikian sebagian pertanyaan yang dijawab dengan pembenaran oleh sementara pihak sehingga menimbulkan pandangan atau keyakinan yang tersebar pada masa pra-Islam dan yang sedikit atau banyak masih berbekas dalam pandangan beberapa masyarakat abad ke-20 ini.
Pandangan-pandangan tersebut secara tegas dibantah oleh Al-Quran, antara lain melalui ayat pertama surah Al-Nisa':
Hai sekalian manusia, bertakwalah kepada Tuhanmu yang telah menciptakan kamu dari jenis yang sama dan darinya Allah menciptakan pasangannya dan dari keduanya Allah memperkembangbiakkan lelaki dan perempuan yang banyak.
Demikian Al-Quran menolak pandangan-pandangan yang membedakan (lelaki dan perempuan) dengan menegaskan bahwa keduanya berasal dari satu jenis yang sama dan bahwa dari keduanya secara bersama-sama Tuhan mengembangbiakkan keturunannya baik yang lelaki maupun yang perempuan.
Benar bahwa ada suatu hadis Nabi yang dinilai shahih (dapat dipertanggungjawabkan kebenarannya) yang berbunyi:
Saling pesan-memesanlah untuk berbuat baik kepada perempuan, karena mereka diciptakan dari tulang rusuk yang bengkok. (Diriwayatkan oleh Bukhari, Muslim dan Tirmidzi dari sahabat Abu Hurairah).
Benar ada hadis yang berbunyi demikian dan yang dipahami secara keliru bahwa perempuan diciptakan dari tulang rusuk Adam, yang kemudian mengesankan kerendahan derajat kemanusiaannya dibandingkan dengan lelaki. Namun, cukup banyak ulama yang telah menjelaskan makna sesungguhnya dari hadis tersebut.
Muhammad Rasyid Ridha, dalam Tafsir Al-Manar, menulis: "Seandainya tidak tercantum kisah kejadian Adam dan Hawa dalam Kitab Perjanjian Lama (Kejadian II;21) dengan redaksi yang mengarah kepada pemahaman di atas, niscaya pendapat yang keliru itu tidak pernah akan terlintas dalam benak seorang Muslim."192
Tulang rusuk yang bengkok harus dipahami dalam pengertian majazi (kiasan), dalam arti bahwa hadis tersebut memperingatkan para lelaki agar menghadapi perempuan dengan bijaksana. Karena ada sifat, karakter, dan kecenderungan mereka yang tidak sama dengan lelaki, hal mana bila tidak disadari akan dapat mengantar kaum lelaki untuk bersikap tidak wajar. Mereka tidak akan mampu mengubah karakter dan sifat bawaan perempuan. Kalaupun mereka berusaha akibatnya akan fatal, sebagaimana fatalnya meluruskan tulang rusuk yang bengkok.
Memahami hadis di atas seperti yang telah dikemukakan di atas, justru mengakui kepribadian perempuan yang telah menjadi kodrat (bawaan)-nya sejak lahir.
Dalam Surah Al-Isra' ayat 70 ditegaskan bahwa:
Sesungguhnya Kami telah memuliakan anak-anak Adam. Kami angkut mereka di daratan dan di lautan (untuk memudahkan mencari kehidupan). Kami beri mereka rezeki yang baik-baik dan Kami lebihkan mereka dengan kelebihan yang sempurna atas kebanyakan makhluk-makhluk yang Kami ciptakan.
Tentu, kalimat anak-anak Adam mencakup lelaki dan perempuan, demikian pula penghormatan Tuhan yang diberikan-Nya itu, mencakup anak-anak Adam seluruhnya, baik perempuan maupun lelaki. Pemahaman ini dipertegas oleh ayat 195 surah Ali'Imran yang menyatakan: Sebagian kamu adalah bagian dari sebagian yang lain, dalam arti bahwa "sebagian kamu (hai umat manusia yakni lelaki) berasal dari pertemuan ovum perempuan dan sperma lelaki dan sebagian yang lain (yakni perempuan) demikian juga halnya." Kedua jenis kelamin ini sama-sama manusia. Tak ada perbedaan antara mereka dari segi asal kejadian dan kemanusiaannya.
Dengan konsideran ini, Tuhan mempertegas bahwa:
Sesungguhnya Allah tidak menyia-nyiakan amal orang-orang yang beramal, baik lelaki maupun perempuan (QS 3:195).
Pandangan masyarakat yang mengantar kepada perbedaan antara lelaki dan perempuan dikikis oleh Al-Quran. Karena itu, dikecamnya mereka yang bergembira dengan kelahiran seorang anak lelaki tetapi bersedih bila memperoleh anak perempuan:
Dan apabila seorang dari mereka diberi kabar dengan kelahiran anak perempuan, hitam-merah padamlah wajahnya dan dia sangat bersedih (marah). Ia menyembunyikan dirinya dari orang banyak disebabkan "buruk"-nya berita yang disampaikan kepadanya itu. (Ia berpikir) apakah ia akan memeliharanya dengan menanggung kehinaan ataukah menguburkannya ke dalam tanah (hidup-hidup). Ketahuilah! Alangkah buruk apa yang mereka tetapkan itu (QS 16:58-59).
Ayat ini dan semacamnya diturunkan dalam rangka usaha Al-Quran untuk mengikis habis segala macam pandangan yang membedakan lelaki dengan perempuan, khususnya dalam bidang kemanusiaan.
Dari ayat-ayat Al-Quran juga ditemukan bahwa godaan dan rayuan Iblis tidak hanya tertuju kepada perempuan (Hawa) tetapi juga kepada lelaki. Ayat-ayat yang membicarakan godaan, rayuan setan serta ketergelinciran Adam dan Hawa dibentuk dalam kata yang menunjukkan kebersamaan keduanya tanpa perbedaan, seperti:
Maka setan membisikkan pikiran jahat kepada keduanya ... (QS 7:20).Lalu keduanya digelincirkan oleh setan dari surga itu dan keduanya dikeluarkan dari keadaan yang mereka (nikmati) sebelumnya ... (QS 2:36).
Kalaupun ada yang berbentuk tunggal, maka itu justru menunjuk kepada kaum lelaki (Adam), yang bertindak sebagai pemimpin terhadap istrinya, seperti dalam firman Allah:
Kemudian setan membisikkan pikiran jahat kepadanya (Adam) dan berkata: "Hai Adam, maukah saya tunjukkan kepadamu pohon khuldi dan kerajaan yang tidak akan punah?" (QS 20:120).
Demikian terlihat bahwa Al-Quran mendudukkan perempuan pada tempat yang sewajarnya serta meluruskan segala pandangan yang salah dan keliru yang berkaitan dengan kedudukan dan asal kejadiannya

PERKEMBANGAN ISLAM DI DUNIA


A.Perkembangan ajaran islam di Eropa
1.Austria
Di Austria terdapat perpustakaan Islam yang dikenal dengan nama Social Service. Semua biaya kegiatan keagamaan ditanggung oleh umat Islam sendiri. Untuk menyiapkan generasi penerus pendidikan agama Islam diberikan pada hari sabtu dan minggu.
2. Belgia
Keberadaan agama Islam di Belgia diakui oleh pemerintah sebagai salah satu agama dari yang sah. Untuk menampung kegiatan umat Islam dibangun masjid dan Islamic center. Di negara ini pernah dipakai tempat muktamar Islam Eropa tepatnya di kota Brussel.
Sejak tahun 1975 Pendidikan agama Islam di masukkan ke dalam kurukulum sekolah di tingkat SD, SMP dan SMA. Materi yang diajarkan adalah; Al Qur’an, Bahasa Arab, Ilmu Agama Islam.
3. Spanyol
Di negara ini umat Islam pernah mengalami kejayaan, yaitu pada masa kekuasaan Bani Umayyah. Pada masa-masa berikutnya Isam tidak lagi mampu mengembangkan sayapnya dinegara ini, karena mendapatkan himpitan dari kristen. Pada masa pemerintah Spanyol mengeluarkan undang-undang yang mengakui bahwa semua agama mempunyai derajat yang sama, kegiatan Islam muai tampak lagi. Bangunan masjid Kordaba menjadi kebanggaan umat Islam pada waktu itu. Pada tahun 1981 dibangunlah Islamic center sebagaipusat pendidikan Islam.
4. Bulgaria
Umat Islam di Bulgaria pernah berjaya, yaitu pada masa Dinasti Usmaniyah berkuasa. Umat Islam di Bulgariaya berjumlah 12,2 %, dan sudah masuk menjadi bagian dari sistem politik.
Pemerintah Bulgaria pernah melarang segala kegiatan organisasa muslim serta menetapkan sejumlah larangan bagi umat Islam. Kegiatan keagamaan dibatasi dan umat Islam diharuskan mengganti nama Arab mereka. Manun demikian umat Islam tetap bertahan dan teus mengmbangkan dakwah Islam. Umat muslim Bulgaria terdapat dua komunitas besar yaitu; Pomak atau etnis Bulgaria yang tigngal di wilayah pegunungan selatan dan etnis Turki yang tinggal di kawasan tenggara. Problem yang dihadapai umat muslim adalah rendahnya tingkat pendidikan dan minimnya lapangan pekerjaan.
5. Inggris
Di inggris agama Islam berkembang dengan pesat, faktor yang menjadi pendorong perkembangan Islam antara lain mengalirnya ilmu pengetahuan Islam dari Spanyo, Pemindahan Universitas Toledo ke Inggsris, sehingga Inggris memiliki Universitas Cambraibge dan Oxford. Untuk mengengbangkan agama Islam dibangunlah masjid agung (Central mosque) di pusat kota London. Mozarobes adalah salah satu tokoh yang sangat gigih dalam mendakwahkan Islam di Inggris.
Pada saat ini umat muslim Inggris menjalin hubungan kerja sama dengan umat muslin Indonesia. Programnya adalah penukaran imam dan khotib yang disepakati dalam forum Kelompok Penasehat Keulamaan Indonesia- Inggris atau RI UK Islamic Advisory Group ( UK – IAG ) yang dibentuk atas kesepakatan Perdana Menteri Inggris Tony Blair dengan Presiden Susilo Bambang Yudoyono, pada bulan Maret 2006. Selain itu adalah penterjemahan karya-karya Indonesia ke dalam bahasa Inggris, dialog antara agama dan aneka kegiatan mengisi waktu luang pelajar.
6. Perancis
Sebenarnya di negara ini terkenal sebgai negara Katolik. Akan tetapi, dalam hal agama liberal, orang yang tidak beragama pun diakui hak-haknya. Agama Islam dapat berkembang dengan baik di negara ini. Sekarang sudah ada Al Qur’an diterjemahkan ke dalam bahasa Perancis. Salah satu tokoh yang sangat gigih dalam hal ini adalah Jackues Beroue.
7. Italia
Italia adalah pusak agama Katolik di seluruh dunia. Namun demilkian Agama Islam dapat tumbuh dan berkembang di negara ini. Pada tahun 1984 kaum muslimin berhasil mendirikan masjid sebagai pusat kegiatan agama.
8. Jerman
Islam masuk di Jerman pada abad ke 8 M. Pada masa pemerintahan Frederich Wilhelm, Islam berkembang karena umat islam berjasa dalam perjuangan militer di jerman. Pada tahun 1908 dalam resimen “Towarczy”, ada 1.220 tentanra muslim dari 1.320, sedangkan sisanya beragama kristen. Peran militer muslim tidak hanya berperang melawan Napolion, tetapi berlanjut melawan Rusia dan Polandia.
Islam berkembang dengan pesat pada masa pasca Nazi puncaknya pada tahun 60-an. Sekarang populasi muslim di Jerman mencapai 3,7 juta, dari 82,5 juta penduduk jerman 33% beragama Protestan, 33 % beragama Katolik dan 4,5 % beragama Islam. Mayoritas muslim Jerman dari keturunan Turki, sisanya keturunan Maroko, Pakistan, Iran, Afganistan, Balkan dan sebagainya.
Pendidikan agama Islam telah disetujui pemerintah masuk pada kurikulum sekolah negeri, namun demikian masih ada kendala yaitu tidak adanya organisasi Islam yang diakui pemerintah, sedangkan pemerintah mensyaratkan hal itu ada untuk menjadi mitra bicara untuk membahas materi pelajaran agama Islam. Di Jerman terdapat masjid dan mushola sekitar 2.200 . Di Berlin sendiri terdapat sekitar 70 masjid /mushola. Selain digunakan sebagi tempat ibadah, juga difungsikan sebagai tempat kegiatan Islami terutama pengajian atau pendidiakan Islam.
9. Kanada
Islam masud di Kanda kurang lebih 150 tahun yang lampau. Sikap toleransi antar agama cukup tinggi, sehingga kekerasan yang ditimbulkan dari agama ras dapat diminimalisasi.
Pada saat ini ada sekitar 600 ribu umat Islam di Kanada. Umat Islam di Kanada dapat bekerja diberbagai bidang. Saat ini pendidikan agama telah diajarkan di sekolah, karena para guru dan pengelola pendidikan merasa perlu untuk memberikan pengetahuan tentang Islam kepada para siswanya.
Usaha-usaha umat muslim di kanada untuk memperkenalkan kepada publik, bahwa Islam adalah agama yang cinta damai terutama di negara-negara barat antara lain ; diselenggarakan diskusi-diskusi, dialog listas agama, penerbitan buletin, serta aneka produk budaya. Selain itu umat Islam di kanada juga membuat acara khusus tentang Islam dan kehidupan sehari-hari. Mereka memproduksi film dokumenter yang diberi judul A New Life in a new Land.
10. Kawasan Eropa Timur dan Semenanjung Balkan
Pada masa Kekholifahan Turki Usmani, Islam merebak di negeri ini. Jumlah umat Islam terbanyak berada di Albania, dibandingkan di Bulgaria, Macedonia, Bosnia, Herzegovina, Azerbaijan dan sebagainya.



B.Australia
Islam masuk di Australia melalui orang-orang Afganistan yang bekerja sebagai pengendara unta. Pada tahun 1924 Islam lebih berkembang lagi yang dibawa oleh orang-orang dari Albania, yang bekerja sebagai petani tembakau di Australia Utara.Quesland Islamic Society, didirikan bertujuan untuk menyadarkan anak-anak muslim agar melaksanakan sholat. Al Qur’an menjadi ajaran pokok di sisni. Diantara organisasi yang dibeentuk untuk memajukan Islam yaitu :
1. Australia Federation of Islamic Councils (Federasi Dewan-dewan Islam Australia)
2. Federasi of Islamic Societies (Federasi Masyarakat Muslim) yang bertaraf nasional, melipouti 35 ormas muslim lokal dan 9 Dewan Islam Negara Bagian.
3. Moslem Student Association (Himpunan Mahasiswa Muslim)
4. Moslem Women’s Centre (Pusat Wanita-wanita Islam) bertujuan memberikan pelajaran keislaman bagi kaum yang datang dari luar negeri diberi tambahan pekajaran bahasa inggris.
King Khalid Islamic College (KKIC) adalah sekolah Islam yang pertamakali didirikan di Australia tepatnya di negara bagian Victoria. KKIC didirkan tahun 1982, siswanya terdiri dari berbagai bangsa dan negara. Sekolah ini setara dengan SD, hingga SMA. Sekarang telah berdiri 30 sekolah yang serupa di seluruh Australia. Sekolah tersebut menggunakan kurikulum nasional dan internasional. Agama Islam dan Al Qur’an mejadi mata pelajaran wajib.



C.Afrika
1. Sudan
Perkembangan Islam di Suda sangat megembirakan. Salah satu tokoh yang berjasa masuknya Islam di Sudan adalah Abdullah bin Said bin Ali Sarah. Penyebaran Islam di negeri ini dilakukan dengan mengajarkan ilmu Tasyawuf dan Filsafat. Tokoh yang paling berpengaruh pada waktu itu adalah Syeh Abdul Qodir Al Jilani dan Abdul Hasan Asy Syazali.
2. Etiopia
Islam masuk di Eteopia ketika Rosulullah masih hidup. Pada saat itu ada 15 orang muslim yang hijrah ke Eteopia. Negeri ini pada masa Rosul dikenal dengan nama Habsyinia atau Habsyah. Sejak abad XIV M , orang muslim Hasbania mengadakan hubungan dengan Mesir (Al Azhar), sehigga memunculkan ulama-ulama terkenal pada masa itu.
Pada tahun 1934 M, Al Azhar mengirimkan beberapa utusan yang bertugas untuk mengajar agama Islam. Beberapa masjid didirikan sebagai pusat ibadah umat Islam, dan madarasah sebagai pusat pendidikan Agama Islam.
3. Uganda
Perkembangan Islam di Uganda cukup pesat. Masuknya Islam di negeri in diperkirakan sekitar tahun 1844 melalui perdagang yaitu Ahmad Ibrohim, Idi Amin. Idi Amin dianggap sebagai pendiri Uganda Muslim Supreme Cauncil (UMSC) pada tahun 1974. Ia juga berhasil mengundang Raja Faisal pada peletakan batu pertama pembangunan Masjid nasional di Old Kampala. Beliau juga membwa Uganda menjadi Organisasi konferensi Islam (OKI). Saat ini sekitar 15 % penduduk Uganda memeluk agama Islam.
4. Somalia
Sebelum Islam masuk di Somalia, agama kristen masuk lebih dahulu. Ketika Islam di negeri ini terjadilah perang agama. Pada akhirnya Islam dapat berkembang di negeri ini. Islam masuk di Somalia pada tahun 860 M. masyarakat muslim Somalia mengikuti mazhab sunni, syi’ah ada yang menganut ajaran tasyawuf. Kini Islam terus berkembang di negeri ini.
5. Liberia.
Jumlah umat muslim Liberia saat ini mencapai kurang lebih 25 % dari 3 juta penduduk. Keadaan masyarakat muslim di negeri ini sangat memprihatinkan, karena rendahnya tingkat pendidikan dan meluasnya tingkat kemiskinan.
Undang-undang di negeri ini menjamin kebebasan beragama, pemerintah menghormati setiap pendidik beribadah menurut agamanya masing-masing, meskipun demikian uamt Islam tetap menghadapi diskriminasi dalam beragama.
The Arabic Organization for Studies, merupakan salah satu organisasi Islam yang bertujuan meningkatkan dakwah Islam dan mengajarkan Islam dan Al Qur’an kepada para mualaf.
6. Mozambik
Nama Mozambil berasal Mu bin Baig, yaitu nama seorang tokoh Islam yang pernah berpengaruh dikawasan itu. Di Negeri in Islam dapat berkembang dengan baik. Umat Islam di negeri ini berhasil membangun lembaga Islam, antara lain ; Comunidodo Musulman Assocao (Persatuan Masyarakat Islam) , Islamic Center. Masyarakat muslim Mozambik bermazhab sunni.
7. Senegal
Islam masuk negeri ini pada abad XI M. dibawah oleh bangsa magribi. Kebanyakan umat Islam dinegeri ini bermazhab Syafi’I dan Maliki. Ribuan masjid telah didirikan dan masjid yang paling besar adalah masjid Tsiys dan Taubah, Pendidikan Islam telah dibangun dari tingkat Ibtidaiyah sampai dengan peerguruan tinggi.
8. Gambia
Islam masuk ke Gambia pada abda ke X M, dibawa para pedagang dari Arab (Maroko) dan Barbar dari Mauritania. Islam Gambia bermazhab sunni dan mayoritas beraliran sufi. Para pemuka sufi ini yang membawa Islam dapat berkembang dengan pesat.
9. Namibia
Sampai dengan akhir tahun 1980-an Islam belum banyak dikenal di negeri ini. Pada waktu itu penganur Islam mayoritas berasal dari Afrika. Pada tahun 1980 di negeri ini belum ada satupun bangunan masjid. Windhoek Islamic Center, yang di anggap bangunan mesjid, sebenarnya hanya bangunan kecil yang menempel pada bangunan gereja yang megah yang dibangun oleh pemerintah.
Saat ini telah terdapat tujuh masjid dan satu lagi baru di bangun di Katutura. Tokoh muslim yang paling berjasa dalam pegemmbangan Islam di Namibia adalah Jacobs Salmaan Dhancees. Dia adalah pejabat Komisi Pemilihan Umum Nmaibia. Perjalanannya ke Konferensi Islam membawa hidayah baginya masuk agama Islam. Untuk mekanjutka dakwah dan syiar Islam, kini banyak pemuda muslim yang dikirim ke Arab Saudi untuk belajar agama Islam.



D.Asia
1. Pakistan
Islam masuk ke India-Pakistan pada masa Bani Umayyah. Dengan melalui perjalanan yang panjang pada tahun 1862 M menjadi negara Islam.
Pada awal abad XX, Sayid Ahmad Khan ( seorang kominis ), mencetuskan gagasan bahwa Muslim dan Hindu membentuk bangsa yang berbeda dan terpisah di India, atas dasar agama dan budaya. Tulisan Ahmad Khan ini mengilhami Muhammad Ali Jinnah memimpin Liga Musliam pada pembentukan Pakistan.
Pakistan mejadi negara Republik Islam. Negeri ini termasuk negara produktif ilmuwan dan budayawan muslim yang terkenal seperti Muhammad Iqbal, Fazlur Rahman dan lain sebagainya.
2. India
Islam masuk ke India pada masa Khulafaur Rosyidin, ketia Kholifah Umar bin Khottob memerintah, Ia telah mengirimkan pasukan ke Persia dan berhasil menaklukkan Persia babian selatan.
Pada masa pemerintahan Bani Umayyah Islam di India berkembangn pesat. Para da’i yang berhasil menyebarkan Islam di India antara lain :
a. Mu’awiyah bin Abi Sufyan. Pada masa pemerintahannya Beliau mengirimkan pasukan ke India yang dipimpin oleh Maglab bin Abi Sufiah.
b. Hajja bin Yusuf as Saqofi, orang yang dipercaya Abdul Malik bin Marwan.
c. Subaktakir dari Ghozna’
d. Muhammad Ghori, raja muslim di Ghori yang moderat.
Puncak kejayaan Islam di India pada masa Kerajaan Islam Mughal yang dipimpin Babur Akbar kemudian dilanjutkan oleh putranya Humayun. Pada masa kejayaan Islam di India datanglah Inggris menjajah India, Kerajaan Mughal runtuh dan India menjadi jajahan Inggris.
3. Rusia
Islam masuk di Rusia pada masa Bai Umayyah. Di kota Bukhora pernah lahir seorang ulama besar ahli hadis yaitu Imam Bukhori yang menulis kitab hadis Shoheh Bukhori. Islam di Rusia mengalami kejayaan ketika Dinasti Samanid berkuasa. Akan tetapi ketika Jengis Khan menggempur Asia Tengah banyak penduduk muslim yang dibunuh, masjid dan sekolah-sekolah dibakar.
Di Rusia saat ini telah memiliki Direktorat Utusan Islam di Departemen Luar Negeri Urusan Asia. Dengan adanya lembaga ini hak-hak dan kewajiban-kewajiban umat muslim dilindungi negara. Di negeri ini terdapat hampir 400 masjid dan 190 madrasah sebagai pusat syiar dan pendalaman Islam. Studi Isalam dan bahasa arab kini menjadi bagian kurikulum Islam di Rusia.
4 Afganistan
Islam masuk ke Afganistan pada masa Kholifah Umar bin Khottab. Pada masa Kholifah Usman bin Affan Islam telah memasuki Kabul, setelah melalui perjalanan pajang umat Islam berhasil memprokamirkan Afganistan.
Di Negeri ini umat Islam selalu berjuang menegakkan kebenaran dan keadilan, akan tetapi perjuangan umat Islam selalau mendapat tekanan dari Uni Soviet. Pada masa pengaruh Uni Soviet dapat dilenyapkan, para pemimpin gerakanm mujahidin dapat berkuasa di Afganistan. Pada masa kejayaan umat Islam, Afganistan teerkenal sebagai gudang ilmu dan berhasil melahirkan Sejumlah ilmuwan muslim.
5. Republik Rakyat Cina
Islam masuk ke Cina pada masa daulah Bani Abasiyah, kedatanag Islam di semenanjung Cina disambut gembira oleh masyarakat. Pada masa Dinasti Ming lahirlah seorang muslim terkenal yaitu Laksamana Zheng Ho atau Sham Poo Kong (1371).
Pada masa dinasti Manchu yang diprakarsai oleh Kaisar Kong His, Islam berkembang dengan pesat baik dikalangn terpelajar maupun masyarakat biasa. Kehidupan umat Islam terasa aman dan damai, bahkan banyak tokoh muslim yang menduduki jabatan penting dalam pemerintahan.
Perkembangan dan kamajuan Islam semakin tampak nyata Setelah RRC merdeka tanggal , 10 Nopember 1911 M , terutama ketika hamcurnya faham komunis di berbagai belahan dunia. Di Cian terdapat dua masjid khusus wanita yang berada di Peking (Beijing). General Moslem Associatin of China, adalah salah satu organisasi Islam di Cina, yang bergerak dalam pengembangan dakwah penembangan Islam.
6. Singapura
Islam masuk Singpura kurang lebih abad ke XVI M. Pada masa Kerajaan Malak dipimpin oleh Sultan Mansyur Syah, wilayahnya melebar sampai ke Palembang dan Jambi. Dari Jambi melalui Tanjung Pinang Islam menyebar ke Singapura.
Di Singpura Islam dapat berkembang dengan baik, khuisusnya di bidang pendidikan, seperti penerbitanbuku-buku agama berbahasa Arab, Madrsah-madrsah banyak didirikan. Islam di Singapura mendapatkan pengkuan dari pemerintah. Majelis Ulama Singapura (MUIS), mempunyai otoritas bagi pembangunan kehidupan masyarakat Islam Singapura. MUIS berada di bawah Kementerian Pembangunan Masyarakat dan ditangani oleh Menteri Lingkungan atau Menteri Sekitaran. Pada tahun 1990 MUIS bernama Maintenance Religous Harmony Act.
7. Thailand
Islam masuk ke Thailan ( Muangtai ) pada abad ke XV M, melalui kerajaan Acaeh (Pasai), setelah ditaklikan kerajaan Siam (Thailan). Selain itu Islam masuk melalui Malaka.
Kini banyak umat Islam Tailan yang merantau keluar negeri, seperti Timur Tengah dan Indonesia untuk mencari ilmu.
8. Bunai Darussalam
Islam masuk ke negeri ini sekitar tahun 977 M melalui jalur Timur Asia Tenggara oleh para pedagang dari Cina.

Pada waktu pusat penyebaran dan kebudayaan Islam di Malaka jatuh ketangan Portugis, Islam di Brunai maju pesat. Kemajuan Islam semakin bertambah cepat pada masa dipimpin oleh Sultan Bolkiah ( Sultan ke 5). Pada tahun 199885 Brunai membentuk Majlis Agama Islam berdasarkan Undang-undang Agama dan Mahkamah Kadi. Pada waktu itu Islam telah menjadi idiologi negara. Didirikannya pusat dakwah untuk kepntingan penelitian Agama Islam. Anak cacat dan yatim mejadi tanggungjawab pemerintah. Saat ini Islam telah menjadi bagian dari negara.

Senin, 07 November 2011

NABI MUHAMMAD SAW


Jazirah Arab sebelum kedatangan Islam merupakan sebuah kawasan yang sangat mundur. Kebanyakkan orang Arab merupakan penyembah berhala dan yang lain merupakan pengikut agama Kristen dan YahudiMekah ketika itu merupakan tempat suci bagi bangsa Arab. karena di tempat tersebut terdapat berhala-berhala agama mereka dan juga terdapat Sumur Zamzam dan yang paling penting adalah Ka'bah.
Nabi Muhammad saw dilahirkan di Makkah pada Tahun Gajah yaitu pada tanggal 12 Rabi'ul Awal atau pada tanggal 20 April (570 atau 571 Masehi). Nabi Muhammad merupakan seorang anak yatim sesudah ayahnya Abdullah bin Abdul Muttalib meninggal ketika ia masih dalam kandungan dan ibunya Aminah binti Wahab meninggal dunia ketika ia berusia 7 tahun. Kemudian ia diasuh oleh kakeknya Abdul Muthalib. Setelah kakeknya meninggal ia diasuh juga oleh pamannya yaitu Abu Talib. Nabi Muhammad kemudiannya menikah dengan Siti Khadijah ketika ia berusia 25 tahun. Ia pernah menjadi penggembala kambing.
Nabi Muhammad pernah diangkat menjadi hakim. Ia tidak menyukai suasana kota Mekah yang dipenuhi dengan masyarakat yang memiliki masalah sosial yang tinggi. Selain menyembah berhala, masyarakat Mekah pada waktu itu juga mengubur bayi-bayi perempuan. Nabi Muhammad banyak menghabiskan waktunya dengan menyendiri di gua Hira untuk mencari ketenangan dan memikirkan masalah penduduk Mekah. Ketika Nabi Muhammad berusia 40 tahun, ia didatangi oleh Malaikat Jibril. Setelah itu ia mengajarkan ajaran Islam secara diam-diam kepada orang-orang terdekatnya yang dikenal sebagai "as-Sabiqun al-Awwalun(Orang-orang pertama yang memeluk agama Islam)" dan selanjutnya secara terbuka kepada seluruh penduduk Mekah.
Pada tahun 622, Nabi Muhammad dan pengikutnya pindah dari Mekah ke Madinah. Peristiwa ini dinamai Hijrah. Semenjak peristiwa itu dimulailah Kalender Islam atau kalender Hijriyah.
Penduduk Mekah dan Madinah ikut berperang bersama Nabi Muhammad saw. dengan hasil yang baik walaupun ada di antaranya kaum Islam yang tewas. Lama kelamaan para muslimin menjadi lebih kuat, dan berhasil menaklukkan Kota Mekah. Setelah Nabi Muhammad s.a.w. wafat, seluruh Jazirah Arab di bawah penguasaan Islam.